PANDUAN MEMBELI HARDWARE KOMPUTER

PANDUAN MEMBELI HARDWARE KOMPUTER MURAH BAGI PURCHASING DEPARTEMENT PERUSAHAAN ATAU KONSULTAN PROJECT

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan apabila anda ingin mendapatkan harga yang murah dalam membeli product teknologi terutama perangkat keras di pasaran.

Pilah dan pilih antara Toko , dealer dan Distributor

  1. Anda harus mengetahui mana yang merupakan distributor atau toko komputer biasa ( reseller ) karena harga jelas sangat berbeda antara reseller dengan dealer atau distributor. Membeli ke reseller, delaer atau distributor jelas memiliki harga yang berbeda, demikian pula membeli product tertentu di distributor atau dealer yang salah.
  2. Pada umumnya setiap item product mempunyai distributor sendiri, misalnya flashdisk merk Kingston ada distributor sendiri, mainboard Asus ada distributornya, Harddisk WDC atau Seagate, atau Maxtor ada pula  distributornya masing-masing.
  3. Bagi anda yang membutuhkan stempel dan brosur resmi product tertentu          ( biasanya dibutuhkan oleh perusahaan / consultant yang sedang mengerjakan  sebuah tender ) anda bisa mendapatkannya di tingkat distributor atau minimal dealer, apabila anda kejar itu di reseller ( toko ) maka hal itu akan sia-sia saja.
  4. Membeli di dealer atau distributor biasanya tidak diperkenankan untuk pembeli langsung ( End user ) mereka hanya diperbolehkan menjual ke tingkat dibawahnya , misalnya distributor hanya boleh menjual ke dealer, dealer menjual ke reseller, begitu seterusnya. Namun distributor atau dealer biasanya memiliki seorang marketing dengan ‘mekanisme khusus’ untuk menangani project atau pembelian tertentu dari ‘end user’ langsung dengan komitmen tertentu.
  5. Pelajari system garansi yang ada dan hindari product black market walaupun murah, karena berpengaruh pada garansi dan maintenance product anda.

Setelah anda dapat membedakan mana Distributor, dealer dan reseller maka berikutnya yang harus anda perhatikan adalah :

System Pembayaran

  1. Pembayaran dengan cash selalu lebih murah dibanding dengan tunda, apalagi tundanya sampai dengan satu atau tiga bulan. Karena kebanyakan distributor, dealer atau reseller akan menghitung nilai barang yang mengendap di perusahaan anda dibandingkan dengan perputaran uang atau barang mereka sehari-hari.
  2. Pembayaran tunda masih mungkin dilakukan dalam waktu kurang dari 3 hari dengan fluktuasi harga yang tidak terlalu besar ( walaupun jarang terjadi ). Disamping itu pembayaran tunda biasanya hanya dilakukan oleh sebagian kecil saja dari distributor , delaer dan reseller yang ada, kebanyakan mau di bayar dengan cash.
  3. Ada beberapa distributor, dealer atau reseller yang berani ambil resiko dengan tidak mengikuti prosedur pembayaran diatas, namun tidak banyak.
  4. Berikut contoh kasus kenapa kebanyakan distributor, dealer atau reseller tidak mau tunda. Pada tanggal 25 dealer membeli mainboard dengan harga us$40.50 /unit dengan rupiah Rp.9000,00 ( Rp.364.500 ) ,kemudian anda membeli dengan pembayaran tunda 1 minggu dengan harga Rp.375.000,- , setelah anda membayar  ternyata Rupiah saat itu adalah Rp.9200/ us$1 , jadi totalnya  372.600, terhitung dealer hanya untung 2400 per unit , padahal seharusnya mereka untung 10.500. belum lagi biaya operasional dan sebagainya, maka dapat dikatakan mereka jadi rugi. Maka jangan heran untuk pembayaran tunda akan selalu lebih mahal karena dealer akan menaikkan harga untuk jaga-jaga.
Advertisements

KLASIFIKASI PHISHING

Anda mungkin sering mendengar Phishing , yaitu sebuah teknik serangan yang umum digunakan dikalangan hacker didunia teknologi informasi .

Phishing berawal dari kata dasar Fishing yang berarti memancing yang diplesetkan.

Disamping itu segala macam teori tentang phishing dapat anda dapat kan dari Om Google saja .

Yang mau saya angkat pada tulisan pendek kali ini adalah belum melalui sebuah penelitian yang didasarkan pada data-data empiris yang teruji, namun lebih berupa hipotesa awal atau lebih tepatnya disebut dengan ‘pengamatan’ saja. Namun penelitian tentang hal ini sedang dilakukan oleh penulis

Phishing ternyata secara garis besar berdasarkan teknik serangan yang ada dapat saya kelompokkan menjadi dua bagian besar yaitu :

  1. Teknik Phishing dengan menggunakan serangan acak
  2. Teknik Phishing dengan menggunakan serangan terarah.

Berikut penjelasannya :

1.         Teknik Phishing dengan menggunakan serangan acak

Yaitu : Teknik Phishing yang digunakan tanpa mengenal siapa targetnya

Phishing jenis ini biasanya dilakukan oleh Phisher untuk tujuan yang beragam, namun pada dasarnya adalah untuk mendapatkan data – data korban melalui teknik phishing yang mereka gunakan.

Contoh nya adalah Spamming, Popup windows pada Situs-situs tertentu yang disisipi trojan dan lain sebagainya.

2.         Teknik Phishing dengan menggunakan serangan terarah

Yaitu : Teknik Phishing yang digunakan dengan mengenal targetnya dan

terarah maksud serangannya.

Phishing ini biasanya dilakukan dengan menggunakan teknik dan tools yang

Di design khusus, maksud yang terarah dan target yang terarah pula.

Contohnya : Trojan yang di design khusus untuk menyerang target tertentu,

ada pula beberapa tools yang didesign khusus untuk menyerang account facebook bagi pengguna facebook, tools yang didesign khusus bagi pengguna email yahoo ataupun Gmail, bahkan ada beberapa tools yang khusus digunakan untuk menyerang account members dari sebuah aplikasi perusahaan.

Pembelajaran bagi masyarakat tentang kejahatan kejahatan seperti ini sangatlah penting, beberapa staf bahkan manager IT di beberapa perusahaan waralaba besar yang sempat saya temui bahkan tidak pernah mendengar phishing, mereka bahkan tidak tau kalau data perusahaan mereka dapat ditembus hanya dalam waktu 1 minggu saja.

Yurindra