Posting Komentar Online Vulgar, Pekerja Dipecat

Fino Yurio Kristo – detikinet


Ilustrasi (inet)

Jakarta – Komentar online serampangan membuat seorang karyawan sekolah kehilangan pekerjaannya. Sang pekerja yang tak disebut namanya ini, memposting kalimat vulgar di situs St. Louis Post-Dispatch yang berbasis di Amerika Serikat.

Situs tersebut menayangkan artikel yang menanyakan tentang makanan tergila apa yang pernah disantap pembaca. Dilansir Huffingtonpost dan dikutip detikINET, Jumat (20/11/2009), para pembaca disarankan memposting jawaban paling aneh.

Nah, sang pekerja yang dipecat ini memposting sebuah komentar anonim bernada vulgar. Intinya, ia menyebut-nyebut soal bagian sensitif tubuh wanita.

Awalnya, komentar dihapus admin situs. Namun sang pemosting tetap ngeyel dan menulisnya kembali. Pihak situs rupanya tak terima. Kurt Greenbaum, Direktur Media Sosial di situs itu melacak IP addres sang komentator yang ternyata berasal dari sebuah sekolah setempat.

Greenbaum pun menghubungi sekolah bersangkutan. Sang pekerja dilaporkan langsung dipecat gara-gara postingannya, yang membuatnya bertengkar dengan kepala sekolah. Ia mungkin tak mengira komentar anonim yang dibuatnya membawa malapetaka.

Greenbaum memposting kasus tersebut dengan judul “Memposting komentar vulgar saat bekerja berisiko dipecat”. Di satu sisi ada yang memuji tindakan Greenbaum, namun di sisi lain ia juga dihujat karena dinilai melanggar privasi. ( fyk / faw )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: