Gerakan Cicak Vs Buaya Ramai di Facebook

Jumat, 10/07/2009 14:29 WIB

Gerakan Cicak Vs Buaya Ramai di Facebook
Rachmadin Ismail – detikinet

Karikatur Cicak Vs Buaya (facebook)
Jakarta – Ucapan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji soal cicak dan buaya direspons sejumlah kalangan. Bahkan kini muncul perlawanan terhadap ucapan Susno tersebut di Facebook. Gerakan ini ramai mulai Selasa (7/7/2009) lalu.

Pantauan detikcom, Jumat (10/7/2009) slogan-slogan yang kemudian bermunculan, misalnya saja ‘Say no to buaya’, ‘Saya berani melawan buaya’, atau ‘Saya cicak siap melawan buaya’

Bukan hanya itu saja, gambar karikatur cicak dan buaya juga dibuat. Seperti gambar cicak dan buaya yang berdampingan dengan buaya, dengan tubuh buaya yang disilang, atau juga buaya yang memakai topi polisi.

Di gambar itu juga dituliskan gerakan CICAK yang diberi kepanjangan cintai Indonesia Cintai KPK. “Silakan memakai gambar ini”, tulis keterangan di bawah gambar itu.

Tak hanya di Facebook, gerakan cicak melawan buaya juga ramai di blog dan milis.

Gerakan ini ramai, menyusul ucapan Susno saat diwawancara Majalah Tempo edisi 6-12 Juli 2009. Dalam Tempo yang terbit Senin (6/7/2009), Susno membantah ingin menggembosi KPK terkait penyadapan teleponnya oleh lembaga anti korupsi itu.

“Kalau orang berprasangka, saya tidak boleh marah, karena kedudukan ini (Kabareskrim) memang strategis. Tetapi saya menyesal, kok masih ada orang yang goblok. Gimana tidak goblok, sesuatu yang tidak mungkin bisa ia kerjakan kok dicari-cari. Jika dibandingkan, ibaratnya, di sini buaya di situ cicak. Cicak kok melawan buaya. Apakah buaya marah? Enggak, cuma menyesal. Cicaknya masih bodoh saja. Kita itu yang memintarkan, tapi kok sekian tahun nggak pinter-pinter. Dikasih kekuasaan kok malah mencari sesuatu yang nggak akan dapat apa-apa,” ucap Susno seperti dikutip Majalah Tempo.

Banyak pihak menafsirkan, apa yang disampaikan Susno itu yakni cicak mengarah kepada KPK dan buaya kepada Mabes Polri. Meski Susno tegas-tegas membantah ucapannya bila kata cicak dan buaya mengacu kepada institusi tertentu.

One Response

  1. Buaya tidak akan pernah mampu memakan cicak.. Salam hormat dan salut buat pak bibit dan pak candra. Anda menjadi panutan kami dan generasi mendatang dalam pemberantasan korupsi.
    Setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan, tetapi Yakinlah!! perjuangan anda tidak akan sia-sia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: