Sektor IT Masih Didominasi ‘Wajah Lama’


Andrian Fauzi – detikinet


ilustrasi (ist)

Bandung – Rupanya sektor IT kurang menyerap wajah baru alias tenaga kerja yang fresh graduate. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan IT yang lebih memperhatikan tenaga kerja yang berpengalaman.

“Dari komposisi pekerja TI keseluruhan, porsi fresh graduate itu baru 35 persen sementara yang berpengalaman 65 persen,” ujar Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana saat berbincang dengan detikINET, Selasa (7/7/2009).

Karenanya, menurut pria yang juga berprofesi sebagai dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ini membuat masalah sertifikasi bagi pekerja IT kurang diperhatikan. “Karena masih didominasi orang lama,” tegasnya.

Situasi ini, imbuhnya, menjadi paradoks tersendiri. Sebab sebenarnya industri dalam negeri saat  ni membutuhkan lebih banyak pekerja yang selain kompeten, juga sudah dibekali sertifikasi.

“Pasokan pekerja IT secara keseluruhan lebih sedikit dibandingkan tenaga bidang keuangan misalnya, maka pola lama yang memberi porsi besar kepada orang berpengalaman tetap dilakukan,” ungkapnya.

Tingkat kompetensi yang paling dibutuhkan di Indonesia secara berurutan adalah network  administration, windows administration, desktop support, database management, wireless network management, telecommunication support.

Dalam catatan Sharing Vision, sertifikasi yang banyak digunakan di Indonesia adalah Cisco Certified Network Associate (CCNA), Microsoft Certified Profesional (MCP), dan Project Management (PMP). ( afz / faw )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: