Setelah APCERT, ID-SIRTII Kini Sedang Menunggu Persetujuan Menjadi Anggota FIRST

Kamis,  2 Juli 2009

Setelah APCERT, ID-SIRTII Kini Sedang Menunggu Persetujuan Menjadi Anggota FIRST.

Setelah APCERT, ID-SIRTII Kini Sedang Menunggu Persetujuan Menjadi Anggota FIRST.

Kyoto, Jepang – ID-SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) semakin memantapkan langkahnya ke depan, setelah diterima secara resmi menjadi anggota APCERT (Asia Pacific Computer Emergency Response Team) pada tanggal 18 Juni 2009 lalu, ID-SIRTII saat ini sedang menunggu persetujuan menjadi anggota FIRST. Dengan mengikuti kegiatan konferensi internasional tahunan FIRST (Forum of Incident Response and Security Team) di Kyoto, Jepang.

FIRST merupakan organisasi yang terdiri dari CSIRT (Computer Security Incident Response Team) sedunia. Dengan menjadi anggota dari FIRST, memungkinkan ID-SIRTII berkomunikasi dengan tim keamanan di seluruh dunia. ID-SIRTII yang diwakili oleh Eko Indrajit bersama dengan Tim dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika turut serta dalam kegiatan tersebut.

FIRST menangani berbagai insiden keamanan komputer yang merupakan terdiri dari representasi dari pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan. FIRST bertujuan untuk mendorong kerjasama dan koordinasi dalam pencegahan keamanan, mempromosikan berbagi informasi tentang keamanan antar anggota dan masyarakat secara umum.

Pada konferensi kali ini, FIRST mengusung tema aftermath: Crafts and Lessons of Incident Recovery. Pertemuan tahunan ini memberikan kesempatan bagi para peserta konferensi untuk menghadiri berbagai presentasi yang disampaikan oleh para ahli terkemuka, baik di bidang CSIRT maupun dari komunitas keamanan masyarakat secara global.

Selain itu, Konferensi ini juga menciptakan peluang untuk membangun jaringan, kolaborasi, dan berbagi informasi teknis dan praktik manajemen. Kegiatan ini memungkinkan para peserta untuk bertemu kolega di bidang keamanan dan membangun hubungan rahasia perusahaan antar lintas disiplin ilmu dan batas-batas geografis.

Konferensi yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 28 Juni s/d 3 Juli 2009 ini, membahas tentang presentasi, pertemuan SIGs (Special Interest Group). Kemudian,  beberapa agenda dibagi ke dalam beberapa sesi panel yang dibagi menjadi tiga bagian antara lain yang berkenaan dengan kegiatan incident response, administrasi dan menajerial serta masalah teknis.

Eko Indrajit berharap, keberangkatan ID-SIRTII pada konferensi FIRST di Jepang ini akan memudahkan lembaga ini (red. ID-SIRTII) diakui kredibilitasnya baik di dalam maupun di luar negeri. Sebagai kelanjutan dari kegiatan tersebut, ID-SIRTII pada tanggal 13 Juli 2009 mendatang akan menyelenggarakan seminar sehari di Jakarta dengan menghadirkan pengurus dari FIRST.

Sumber : mls/mar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: