OLPC ( One Laptop Per Child )

OLPC Batal Pakai Prosesor AMD
Layarnya dobel dan dipisahkan oleh engsel. Jika kedua layarnya dipakai, laptop ini mirip sebuah buku.

Jumat, 13 Maret 2009 | 10:58 WIB

JAKARTA, Kompas.com – Generasi mendatang dari OLPC (one laptop per child) dikabarkan tidak akan menggunakan prosesor AMD Geode lagi. Sebagai ganti akan dipakai prosesor ARM.

Kabar ini menarik. Pertama, prosesor ARM memang lebih hemat energi dibandingkan chip x86 yang dirilis oleh Intel, AMD , maupun VIA. Namun Windows XP, Vista dan Windows 7 tidak dirancang untuk berjalan di atas platform ARM. Kemungkinan besar XO-2 tidak dapat menjalankan Windows.
Karena itulah pendiri OLPC Nicholas Negroponte sudah menghubungi Microsoft. Tujuannya tentu saja agar Microsoft mendesain versi Windows yang dapat berjalan di atas platform ARM. Sementara ini yang sekarang tersedia dan dapat dijalankan adalah Windows Mobile, yang aslinya dirancang untuk ponsel dan perangkat mobile.

SEBELUMNYA , Inilah kabar terbaru tentang laptop proyek OLPC (one laptop per child) yang warnanya hijau menyala dan punya antena putih itu. Akan muncul versi 2.0 dengan ukuran yang lebih kecil sehingga makin mudah dibawa oleh anak-anak. Versi ini dijadwalkan muncul pada tahun 2010.

Yang menarik, keypad pada notebook murah untuk anak-anak tersebut akan diganti dengan layar sentuh ganda (dual touch display). Versi baru itu juga akan lebih hemat energi karena hanya mengonsumsi daya 1 watt, plus dibandrol dengan harga kian murah, yakni US$ 75 – jumlah yang diklaim OLPC bisa terwujud kendati model terbarunya, XO, dihargai nyaris dua kali dari julukannya sebagai ‘laptop US$ 100″.

Dengan dual display berengselnya, versi baru ini bisa digunakan sebagai sebuah buku, sebagai laptop dengan keypad layar-sentuh, atau sebagai sebuah displai yang lebih luas ketika laptop dibuka berposisi sampai mendatar.  “Displainya akan menjadi semakin baik dan terus membaik, dan inilah kunci untuk generasi berikutnya,” kata pendiri OLPC Nicholas Negroponte pada acara peluncuran di  MIT Media Lab.

Desain ulang dari OLPC adalah upaya terakhir untuk mendorong adopsi global akan mesin tersebut. Pekan lalu, OLPC mengumumkan bahwa versi berikutnya memiliki opsi untuk menjalankan  Microsoft Windows (sebelumnya OLPC hanya jalan di atas sistem operasi  GNU/Linux, plus sebuah antarmuka kustom yang disebut
Sugar yang menekankan  kolaborasi di antara anak-anak.

Dengan adanya Windows, OLPC berharap bisa meningkatkan penjualan ke negara-negara seperti Mesir yang sekolah-sekolahnya sudah menggunakan software Windows.

Sambil menunggu laptop versi baru ini muncul, XO yang mengonsumsi daya 2 – 4 watt tetap akan dijual. Namun sampai saat ini baru 600 ribu pesanan yang diterima OLPC, sangat jauh dari angka 100 juta yang diprediksi  Negroponte dua tahun lalu.

wiek. Kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: